JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari membantah bahwa KH Miftachul Akhyar dan KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin adalah "paket istana" dalam pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026-2031.
Ia mengemukakan, terpilihnya kedua sosok itu merupakan keputusan bersama muktamirin.
"Ya kita kembalikan kepada muktamirin. Insya Allah semuanya adalah keputusan bersama," kata Qodari usai konferensi pers di Kantor Bakom, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2026).
Qodari mengatakan, pemilihan