Tiga warga meninggal dunia selama bulan Agustus akibat sound horeg di Jawa Timur. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur dan Muhammadiyah Jawa Timur mendorong pemerintah segera mengeluarkan keputusan terkait larangan sound horeg.
"Betul, kami mendorong, mengusulkan ke Pemprov Jatim, ke Ibu Gubernur untuk mengeluarkan surat keputusan larangan sound horeg," kata Ketua Bidang Fatwa MUI Jatim, KH Ma'ruf Khozin saat dikonfirmasi, seperti dilansir detikJatim, Selasa (1/9/2026).
Menurut Kiai Ma'ruf, sound horeg sudah tidak dapat ditolerir lagi pascameninggalnya 3 warga Jatim. Apalagi,