Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah menyiapkan sejumlah strategi untuk meningkatkan produksi minyak dan gas bumi (migas) pada 2027. Salah satunya dengan mengaktifkan kembali sumur migas yang tidak lagi berproduksi untuk membantu mengejar target lifting nasional.
Dalam RAPBN 2027, pemerintah menargetkan lifting minyak sebesar 612.500 barel per hari. Sementara itu, lifting gas ditetapkan sebesar 954.000 barel setara minyak per hari atau barrel oil equivalent per day (boepd).
Selain target lifting, pemerintah menetapkan asumsi harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP)