TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) mengaku kecewa terhadap draft Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan yang disusun DPR RI.
Kekecewaan itu disampaikan usai pertemuan dengan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Jakarta, Rabu (2/9/2026).
Pertemuan yang berlangsung tertutup selama hampir dua jam itu dihadiri sejumlah pimpinan serikat buruh, di antaranya Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea, Presiden Konfederasi Buruh Merdeka Indonesia (KBMI) Daeng Wahidin, Ketua Umum Konfederasi Kongres Aliansi Serikat