Kathmandu, Beritasatu.com – Keluarga para korban banjir bandang di Nepal mulai menggelar upacara pemakaman simbolis yang digelar dengan tujuan untuk membebaskan jiwa anggota keluarga tercinta mereka yang masih hilang setelah bencana mematikan melanda wilayah perbatasan Nepal-China pada Rabu (26/8/2026).
Setelah berhari-hari mencari korban di tempat penampungan dan kamar mayat, sejumlah keluarga mulai kehilangan harapan dan akhirnya memutuskan menggelar prosesi upacara terakhir bagi anggota keluarga mereka yang belum ditemukan.
"Kami harus melakukan ini untuk membebaskan jiwanya, agar dia tenang dan bahagia