Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra bicara soal delapan WNI yang diduga direkrut menjadi tentara Rusia. Herindra menyebut perihal ini telah menjadi atensi lembaganya.
"Pastilah (jadi atensi BIN)," kata Herindra di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/8/2026).
BIN masih mendalami lebih lanjut terkait urusan delapan WNI yang direkrut tentara Rusia. Termasuk didalami apakah WNI menjadi target tentara Rusia untuk direkrut.