Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Christina Aryani mengatakan pemerintah menargetkan penempatan 500 ribu pekerja migran Indonesia (PMI) hingga 2029 melalui Program SMK Go Global.
"Program SMK Go Global dibentuk untuk memberi akses kepada lulusan pendidikan vokasi menuju pasar kerja global. Kita tidak hanya bicara pelatihan, tetapi bagaimana kompetensi yang dimiliki benar-benar terhubung dengan kebutuhan industri dan berujung pada penempatan," kata Christina dalam konferensi pers Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI di Jakarta, Rabu.
Christina yang juga Pelaksana