Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Semeru yang terjadi sejak Rabu (26/8) terus meluas hingga kini, dan telah menghanguskan 598 hektare lahan.
BPBD Jawa Timur (Jatim) melaporkan api yang membara di area tebing terjal dengan tiupan angin kencang membuat petugas kesulitan mengendalikan penyebarannya.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jawa Timur Gatot Soebroto mengatakan hingga saat ini dua titik api masih terpantau menyala di wilayah B29 di Desa Argosari dan Ranu Kembang di Desa Ranu Pani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.