Jakarta (ANTARA) - Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti menilai pemerintah perlu memperkuat neraca pangan wilayah untuk menyinkronkan produksi dan kebutuhan antardaerah guna mencegah tekanan harga pangan pada September 2026.
“Menurut saya penyebab kenaikan harga pangan saat ini akibat peningkatan permintaan yang tidak diimbangi pasokan, peralihan musim panen, serta dorongan program makan bergizi,” kata Esther kepada ANTARA di Jakarta, Rabu.
Esther menilai tekanan harga saat ini tidak berasal dari satu faktor karena kondisi