Jakarta (ANTARA) - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengarahkan perubahan ekosistem pelatihan vokasi dari yang semula berorientasi pada penyediaan pelatihan (supply-driven) menjadi berbasis kebutuhan industri (demand-driven) untuk mengurangi kesenjangan kompetensi tenaga kerja.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan pendekatan tersebut diperlukan agar pelatihan yang diberikan pemerintah benar-benar sesuai dengan kebutuhan tenaga kerja di sektor industri dan dapat dilanjutkan dengan penempatan pekerja.
“Dan inilah yang sekarang sedang kami lakukan. Kami ingin moving dari supply-driven ekosistem menuju kepada demand-driven ekosistem,” ucap Yassierli di Jakarta, Rabu.
Ia