Banjarbaru, Kalsel (ANTARA) - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan masih mengancam meski jumlah titik api mulai menurun, dengan luas lahan terdampak mencapai 1.263,2 hektare dalam dua bulan terakhir.
Penurunan titik api belum menjadi tanda karhutla berakhir karena kemunculan hotspot baru masih terjadi, terutama di Kecamatan Cempaka, sementara kabut asap kembali menyelimuti sejumlah wilayah Banjarbaru pada Rabu pagi.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjarbaru Zaini Syahranie di Banjarbaru, Rabu, mengatakan dua hotspot kategori tinggi masih terpantau di