Pemerintah Peru di bawah Presiden baru Keiko Fujimori mengumumkan telah memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran.
Pengumuman tersebut disampaikan Kementerian Luar Negeri Peru pada Selasa (1/9), di tengah konflik antara Amerika Serikat dan Iran.
Kemlu Peru menegaskan bahwa keputusan tersebut didasarkan pada "komitmen historis Peru terhadap perdamaian," penghormatan terhadap hukum internasional, dan pembelaan terhadap demokrasi.
Peru menyatakan keprihatinan yang semakin mendalam atas "kemerosotan nilai-nilai demokrasi di Iran."
Lima juga menyoroti "penindasan terhadap unjuk rasa damai, pembatasan kebebasan pers, diskriminasi terhadap perempuan