Liputan6.com, Jakarta - Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, menegaskan bahwa menjaga stabilitas tetap menjadi fokus utama kebijakan BI pada awal periode kepemimpinannya (2026–2031). Menurutnya, tingkat ketidakpastian global yang masih tinggi berpotensi memengaruhi kondisi perekonomian nasional.
Destry menjelaskan, BI bakal mengoptimalkan bauran kebijakan untuk memelihara stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi. Bauran tersebut mencakup instrumen kebijakan moneter, makroprudensial, sistem pembayaran, hingga kebijakan pendukung lainnya.
"Yang menjadi stance kita di awal ini memang tetap fokus pada stabilitas," ujar Destry usai pelantikan Dewan