KOMPAS.com - Raksasa minyak Amerika Serikat (AS), Chevron, akan memperluas operasi di Venezuela dengan investasi lebih dari 7 miliar dollar AS atau sekitar Rp124 triliun selama lima tahun.
Investasi tersebut ditujukan untuk meningkatkan produksi minyak Chevron di Venezuela hingga lebih dari dua kali lipat menjadi sekitar 600.000 barel per hari.
Ekspansi ini dilakukan beberapa hari setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan besar untuk mengembangkan cadangan minyak Venezuela.
Chevron akan menambah wilayah konsesi di Sabuk Orinoco (Orinoco Belt), kawasan yang