Samarinda (ANTARA) - Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Melalan, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Bernard Repelita Purba menegaskan bahwa pembatalan sejumlah penerbangan akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) merupakan wujud komitmen penerapan prinsip mengutamakan keselamatan atau safety first.
Bernard di Samarinda, Rabu, mengatakan kabut asap yang pekat menyebabkan operasional bandara terpaksa dihentikan total karena jarak pandang memburuk hingga berada di bawah angka satu kilometer.
Kondisi cuaca yang tidak menentu tersebut memaksa otoritas bandara membatalkan penerbangan dari dan menuju