REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN — Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan pasukan daratnya meluncurkan serangan rudal dan drone terhadap pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Kuwait pada Rabu (2/9/2026) dini hari. Serangan tersebut mengincar markas besar serta kediaman komandan AS di Pangkalan Udara Ali Al Salem.
Dalam keterangan resminya, Kantor Hubungan Masyarakat IRGC menyebutkan bahwa aksi tersebut merupakan balasan atas serangan militer AS terhadap sebuah rumah tinggal di Sirik. Serangan AS itu menewaskan empat orang, termasuk seorang anak-anak, serta melukai hampir 70