REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ingin mengubah nama Selat Hormuz menjadi Selat Trump. Dia mengeklaim bahwa jalur perairan strategis tersebut kini tak lagi dikontrol Iran, melainkan oleh AS.
“Sekarang kita memilikinya di bawah kendali AS. Haruskah kita mengubah nama Selat Hormuz menjadi Selat Trump? Seperti Amerika sendiri, itu akan ‘lebih panas’ dari sebelumnya,” tulis Trump lewat akun Social Truth pribadinya pada Rabu (2/9/2026).
Itu bukan kali pertama Trump ingin mengubah nama sebuah titik geografis. Sekitar sepekan