Liputan6.com, Jakarta - Harga emas menguat lebih dari 1% pada perdagangan Rabu setelah sempat menyentuh level terendah hampir satu bulan. Penguatan terjadi ketika dolar AS dan imbal hasil obligasi Treasury mundur dari level tertingginya.
Investor kini menanti data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang akan dirilis akhir pekan ini. Data tersebut menjadi petunjuk bagi pasar mengenai arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed).
Mengutip CNBC, Kamis (3/9/2026), harga emas spot naik 1,1% menjadi US$ 4.373,87 per ons, setelah sebelumnya menyentuh