Jakarta, Beritasatu.com – Pertanyaan pada artikel sebelumnya mengenai siapa yang paling sulit dipajaki membawa kita pada satu perubahan besar dalam perekonomian: perpindahan aktivitas usaha dan konsumsi ke ruang digital.
Masyarakat kini semakin terbiasa berbelanja melalui marketplace, menggunakan layanan berbasis aplikasi, melakukan pembayaran secara digital, hingga menjalankan usaha tanpa harus memiliki toko fisik. Perubahan tersebut membuat batas antara ekonomi konvensional dan ekonomi digital semakin tipis.
Bagi konsumen, perubahan ini memberikan kemudahan. Namun bagi negara, perubahan pola transaksi tersebut menghadirkan tantangan baru: