Liputan6.com, Jakarta - Konsumsi air minum dalam kemasan (AMDK) di Indonesia sangat timpang antarwilayah. Data BPS menunjukkan proporsi rumah tangga yang menjadikan air kemasan bermerek dan air isi ulang sebagai sumber air minum utama jauh lebih tinggi di provinsi-provinsi urban seperti DKI Jakarta dan Kalimantan Timur, dibanding wilayah dengan akses distribusi yang lebih terbatas.
Air minum dalam kemasan sering dianggap sebagai kebutuhan yang merata di seluruh Indonesia karena mudah ditemukan di warung, minimarket, sampai gerobak keliling. Tapi data Badan Pusat