Jakarta, CNBC Indonesia - Perkembangan kecerdasan buatan dan otomatisasi bergerak begitu cepat sehingga perubahan yang terjadi dalam sehari saja sudah cukup mengubah wajah dunia. Inilah yang kini dialami China. Di bawah dorongan pemerintah dan dukungan dana masif senilai US$ 20 miliar atau sekitar Rp 355 triliun, China melesat menjadi pemimpin dunia dalam bidang robotik dan manufaktur pintar. Sementara itu, Amerika Serikat dinilai masih tertinggal jauh di belakang, terutama dalam hal penerapan teknologi di dunia nyata.
Perubahan itu terasa begitu nyata