KOMPAS.com - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah menyoroti persoalan ketepatan sasaran penyaluran subsidi pemerintah.
Ia menilai, akurasi data desil penerima subsidi perlu diperbaiki agar masyarakat yang berhak benar-benar mendapatkan manfaat.
Menurut Said, persoalan inclusion error dan exclusion error dalam pendataan masih menjadi tantangan yang harus segera diselesaikan pemerintah.
Hal itu disampaikan Said dalam Rapat Panitia Kerja (Panja) Banggar DPR RI bersama pemerintah dan Bank Indonesia di Ruang Rapat Banggar DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2026).