Liputan6.com, Jakarta - Raksasa minyak dan gas (migas) Amerika Serikat (AS) Chevron memastikan perluasan operasi di Venezuela, menyusul kesepakatan yang diumumkan Presiden AS Donald Trump dalam ambisinya menggarap cadangan minyak negara tersebut sekaligus membagi keuntungan dengan Pentagon.
Chevron, satu-satunya perusahaan minyak AS yang jadi pemain utama di Venezuela, mengumumkan Rabu, 2 September 2026, lahan konsesi tambahan yang didapat di Orinoco Belt, wilayah operasi aktif mereka. Perusahaan merencanakan investasi lebih dari US$ 7 miliar atau Rp 123,8 triliun (asumsi kurs dolar