Jakarta, CNBC Indonesia - Operator taksi listrik asal Vietnam, Green and Smart Mobility (GSM), bersiap memperluas bisnis ke Amerika Serikat (AS) dan Eropa. Ekspansi ini dilakukan menjelang rencana penawaran umum perdana (IPO) di Hong Kong pada 2028.
Perusahaan yang merupakan mitra produsen mobil Vietnam, VinFast, itu akan mengerahkan armada di AS, Swedia, dan Belanda hingga akhir 2026. Langkah tersebut menjadi bagian dari ambisi GSM membawa bisnis taksi listriknya ke pasar global, setelah perusahaan dengan cepat memperbesar pangsa pasar di Vietnam