Kabul (ANTARA) - Sebuah laporan terbaru dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengungkapkan dampak kemanusiaan dari konflik bersenjata selama lebih dari satu dekade di Afghanistan serta mendokumentasikan bahwa sedikitnya 40.000 warga sipil tewas.
Laporan PBB itu juga menyebutkan bahwa lebih dari 77.000 orang lainnya mengalami luka-luka antara Januari 2009 dan pertengahan Agustus 2021.
Kajian komprehensif yang dirilis pada Selasa (1/9) oleh Misi Bantuan PBB di Afghanistan (UNAMA) tersebut didasarkan pada kesaksian langsung yang dikumpulkan melalui sesi wawancara dengan 195 penyintas konflik dan