Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan pelopor layanan on-demand seperti ojol dan taksi online, Uber mengumumkan PHK hingga 10% dari total karyawannya. Langkah merumahkan sekitar 3.000 karyawan itu bukan karena AI, alasan yang sering digunakan banyak perusahaan lain saat melakukan PHK.
PHK yang dilakukan Uber disebut untuk menyederhanakan lapisan manajemen dan memangkas biaya. CEO Dara Khosrowshahi mengatakan langkah tersebut untuk membuat lebih banyak kapasitas untuk investasi perusahaan di masa depan.
"Perubahan yang dilakukan hari ini dirancang untuk dua hal: membuat Uber