Kathmandu, Beritasatu.com - Nepal harus membangun kembali sekitar 20.000 rumah di wilayah yang diterjang banjir bandang pada Rabu (26/8/2026). Bencana terjadi setelah runtuhnya gletser yang memicu gelombang es, batu, dan lumpur di wilayah perbatasan Nepal dengan Tibet, China. Material tersebut menyapu permukiman dan desa-desa hingga hanya menyisakan sedikit rumah yang masih berdiri dan tak mengalami kerusakan.
"Perkiraan awal kami menunjukkan bahwa 7.500 rumah telah hancur total, baik hanyut atau terkubur di bawah puing-puing dan lumpur," kata Kepala Otoritas Nasional Pengurangan