Jakarta (ANTARA) - Akademisi Universitas Hasanuddin (Unhas) Suhasman menilai peningkatan nilai tambah melalui hilirisasi industri pertambangan/mineral dapat memberikan manfaat ekonomi nasional yang semakin luas.
““Pengembangan industri pengolahan menjadi bagian penting agar komoditas mineral dapat menghasilkan nilai ekonomi yang lebih tinggi sebelum dipasarkan,” kata Suhasman dalam keterangan bersama MIND ID di Jakarta, Kamis.
Ia mengatakan, Indonesia memiliki sejumlah komoditas mineral strategis, antara lain nikel, tembaga, bauksit, emas, dan timah.
Hal ini, lanjutnya, dapat menjadi modal untuk memperkuat rantai pasok industri serta