Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno mengatakan, pemenuhan spesialis, seperti dalam Program PPDS RSPPU, jadi contoh bahwa layanan harus didasarkan pada kebutuhan rumah sakit dan publik, bukan sekadar kesiapan universitas membuka program studi.
Hal itu dia sampaikan dalam Peluncuran Seleksi Program Studi Baru RS Pendidikan sebagai Penyelenggara Utama (RSPPU) dan Serah Terima Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Batch IV ke RSPPU di Jakarta, Kamis.
"Pada akhirnya kita bisa merealisasikan sebuah mimpi dari pelayanan publik, yaitu