BULACAN, KOMPAS.com - Ribuan siswa sekolah menengah di Filipina mengikuti simulasi ancaman penembakan aktif secara serentak di wilayah Bulacan, Kamis (3/9/2026).
Langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya di negara Asia Tenggara ini diinisiasi oleh Departemen Pendidikan Filipina untuk memperkuat protokol keamanan sekolah usai terjadinya dua penembakan dalam beberapa bulan terakhir.
Di SMA Carlos F Gonzales yang berlokasi di utara Manila, sekitar 3.000 siswa SMP dan SMA membarikade pintu kelas menggunakan meja dan kursi, mematikan lampu, serta berlindung di bawah meja.