Vladivostok, Beritasatu.com – Presiden Prabowo mendorong agar Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia-Eurasian Economic Union (I-EAEU FTA) segera berlaku sehingga dapat dimanfaatkan para pelaku usaha. Hal ini ia sampaikan saat berpidato dalam Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Far Eastern Federal University, Vladivostok, Kamis (3/9/2026).
Prabowo mengatakan Indonesia telah menyelesaikan proses persetujuan parlemen untuk I-EAEU FTA. Pada Juli 2026, ia juga telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) mengenai pengesahan perjanjian tersebut.
I-EAEU FTA mencakup penghapusan atau pengurangan bea masuk terhadap 11.882 pos tarif