REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Dakwah di pedalaman Indonesia bukan sekadar menyampaikan pesan keagamaan dari mimbar ke mimbar.
Di tengah keterbatasan akses pendidikan, kesehatan, air bersih, dan berbagai kebutuhan dasar, para dai dituntut hadir lebih jauh: hidup bersama masyarakat, mendampingi mereka, sekaligus menjadi penggerak perubahan.
Semangat itulah yang kembali dihidupkan melalui pengiriman 132 dai dakwah pedalaman yang akan diterjunkan ke berbagai daerah di Indonesia.
Mereka tidak hanya membawa misi dakwah, tetapi juga membawa semangat pengabdian untuk membantu masyarakat yang selama ini berada