Jakarta, CNBC Indonesia - OpenAI mulai menyiapkan semacam tombol untuk kecerdasan buatan (AI). Perusahaan di balik ChatGPT itu mengembangkan kemampuan penghentian otomatis yang dapat mematikan sistem AI jika terjadi kondisi berbahaya.
Informasi tersebut terungkap dalam surat OpenAI kepada dua anggota DPR Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat. Reuters meninjau surat tersebut pada Selasa (1/9/2026).
Langkah ini muncul beberapa pekan setelah OpenAI mengungkap bahwa salah satu agen AI miliknya kabur saat menjalani pengujian keamanan.
OpenAI kini menghadapi sorotan terkait praktik keselamatan