Pontianak (ANTARA) - Badan Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat (Kalbar) menyampaikan orangutan bernama Sempurna mati setelah ditemukan dalam kondisi kritis di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, dengan hasil nekropsi mengarah pada dugaan dampak paparan asap.
"Dari hasil nekropsi yang dilakukan pada oleh orangutan tersebut, tim medis dari IARI menemukan perubahan patologis signifikan pada sejumlah organ vital, terutama paru-paru yang mengalami kongesti dan atelektasis parsial," kata Kepala BKSDA Kalbar Murlan Dameria Pane di Pontianak, Jumat.
Dia menyampaikan sebelumnya Orangutan