Jakarta (ANTARA) - Sebuah studi baru yang diterbitkan pada bulan Juli di Jurnal Medis Chulalongkorn menemukan bahwa penggunaan celana dalam yang terlalu ketat dapat mempengaruhi kesuburan pria.
Para peneliti di Fakultas Kedokteran, Universitas Chulalongkorn merekrut pria Thailand berusia 20 hingga 55 tahun yang mencari perawatan infertilitas di Unit Biologi Reproduksi Rumah Sakit Memorial Raja Chulalongkorn antara Maret dan Juni 2024.
Menurut siaran Medical Daily pada Selasa (1/9), masing-masing mengisi kuesioner yang mencakup demografi, riwayat medis, dan jenis celana dalam, dan