Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali membuat pernyataan kontroversial di tengah perang dengan Iran. Trump mengusulkan agar Selat Hormuz diganti namanya menjadi "Selat Trump" setelah sebelumnya mengeklaim Amerika Serikat telah menguasai jalur perairan strategis tersebut.
Dalam unggahannya di Truth Social, Trump mempertanyakan apakah nama Selat Hormuz seharusnya diubah setelah Amerika Serikat disebutnya telah mengambil alih kendali atas kawasan tersebut.
"Sekarang setelah kita menguasainya di bawah kendali AS, haruskah kita mengubah nama Selat Hormuz menjadi SELAT