Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar rupiah berhasil menutup perdagangan terakhir pekan ini dengan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Merujuk data Refinitiv, pada penutupan perdagangan Jumat (4/9/2026), rupiah terapresiasi 0,11% ke posisi Rp17.630/US$. Posisi tersebut membuat rupiah kini berada di posisi terkuatnya dalam 15 pekan terakhir.
Sepanjang perdagangan, rupiah sudah mengawali perdagangan di zona hijau dengan menguat 0,23% ke level Rp17.610/US$. Namun, penguatannya mesti terpangkas 20 poin hingga penutupan perdagangan.
Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan