Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) melalui KBRI Seoul terus memantau perkembangan insiden terbaliknya kapal tunda TNS Catcher di Busan, Korea Selatan, yang terjadi pada Rabu (2/9).
Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (WNI) Kemlu Heni Hamidah mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi secara intensif dengan Busan Coast Guard (BCG) untuk mendapatkan informasi terbaru terkait insiden tersebut.
"KBRI Seoul terus berkoordinasi secara intensif dengan BCG untuk memperoleh perkembangan terkini terkait upaya pencarian dan kondisi para awak kapal," kata Direktur Pelindungan WNI Kemlu