Jakarta (ANTARA) - Studi Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) bersama Kredivo Group mencatat bahwa sekitar 54 persen kredit yang disalurkan melalui Kredivo pada 2025 digunakan untuk kebutuhan produktif.
Kebutuhan ini mulai dari modal usaha, renovasi rumah, pendidikan, hingga kesehatan. Data tersebut merupakan temuan awal studi yang melihat kontribusi layanan paylater dan pinjaman tunai (dari KrediFazz) terhadap perluasan akses kredit, perilaku finansial masyarakat, pemberdayaan UMKM, serta aktivitas ekonomi yang lebih luas.
Wakil Kepala Bidang Penelitian