JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan fintech lending JULO mencatat penguatan kinerja bisnis pada semester I 2026.
Margin laba kotor perusahaan meningkat menjadi 44 persen pada periode tersebut, dari 27 persen pada semester II 2025.
Pertumbuhan kinerja itu berlangsung seiring dengan perluasan layanan kredit digital JULO. Hingga akhir Juni 2026, perusahaan mengklaim telah melayani lebih dari 3,3 juta pengguna yang tersebar di 38 provinsi Indonesia, dengan total pendanaan mencapai Rp 29 triliun.
SHUTTERSTOCK/KASPARS GRINVALDS Ilustrasi fintech peer to peer (P2P) lending atau