REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Kedutaan Besar Rusia di Indonesia angkat bicara terkait kabar delapan warga negara Indonesia menjadi tantara bayaran Moskow.
Lewat keterangan yang diterima Republika, Kedubes Rusia menilai pernyataan yang baru-baru ini disebarluaskan oleh Kedutaan Besar Ukraina di Jakarta—yang mengklaim bahwa setidaknya delapan warga negara Indonesia yang mengunjungi Rusia diduga bergabung dengan Angkatan Bersenjata Rusia—merupakan kampanye disinformasi. "Kampanye didorong oleh propaganda," tulis Kedubes Rusia, Rabu.
Menurut kedubes Rusia, salinan e-visa dan kartu migrasi yang diterbitkan untuk tujuan wisata, yang dipublikasikan