Liputan6.com, Jakarta - Laporan terbaru dari TrendForce mengungkapkan, Apple bakal membayar empat kali lipat untuk memori iPhone 18 Pro, lebih besar dari biaya model-model sebelumnya.
Namun, Apple disebut tidak akan membebankan biaya sepenuhnya kepada pelanggan dan akan mengandalkan pendapatan dari bisnis Services demi mengimbangi tingginya biaya produksi.
Diwartakan 9to5Mac, Jumat (4/9/2026), raksasa teknologi asal Cupertino ini telah mengumumkan lonjakan harga di sebagian besar produknya pada Juni lalu.
Perusahaan berupaya semaksimal mungkin untuk menekan harga komponen lain, namun kemungkinan tekanan biaya