Pernah merasa perjalanan pergi menuju suatu tempat terasa lama, tetapi perjalanan pulangnya seperti berlangsung jauh lebih singkat? Padahal, jarak yang ditempuh sama dan waktu perjalanan sebenarnya tidak berubah.
Fenomena ini dikenal dalam psikologi sebagai return trip effect, yakni kecenderungan perjalanan pulang terasa lebih singkat dibandingkan perjalanan pergi.
Fenomena tersebut bukan sekadar perasaan yang dialami sesekali. Sejumlah penelitian mencoba menguji mengapa otak dapat mempersepsikan perjalanan yang sama dengan cara berbeda.
Penelitian dari Psychonomic Bulletin & Review menguji return trip effect melalui