Jakarta, CNBC Indonesia - Pengadilan Filipina mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Wakil Presiden Sara Duterte pada Jumat (4/9/2026). Perintah tersebut terkait dugaan ancaman serius terhadap Presiden Ferdinand Marcos Jr., Ibu Negara, dan mantan ketua DPR.
Pengadilan tingkat pertama menetapkan tiga dakwaan ancaman serius terhadap Duterte. Dalam putusannya, pengadilan juga menetapkan uang jaminan sebesar 120.000 peso atau sekitar Rp33,7 juta untuk setiap dakwaan.
"Terlepas dari persoalan yurisdiksi, beliau tidak berniat menghindari hukum dan akan terus menempuh segala upaya hukum yang tersedia,"