JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mengungkap adanya pemalsuan surat undangan Seminar Nasional/Bimbingan Teknis (Bimtek) yang mencatut nama dan identitas lembaga tersebut.
Surat yang mencantumkan agenda Seminar Nasional/Bimtek pada 23-24 September 2026 itu dinyatakan sebagai dokumen palsu yang dibuat oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Juru Bicara BPKP Gunawan Wibisono mengatakan, surat palsu tersebut digunakan untuk menipu calon peserta dengan meminta pembayaran biaya sebesar Rp 8,5 juta per peserta.
“Surat palsu tersebut bertujuan untuk menipu calon peserta dengan