Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meminta Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta untuk melakukan aksi jemput bola dalam pengurusan administrasi terhadap siswa yang berhak menerima Kartu Jakarta Pintar (KJP).
Pramono mencatat sebanyak 40.166 anak yang seharusnya berhak menerima KJP justru tidak mendapatkan bantuan tersebut karena belum mengurus administrasi.
Menurut Pramono, langkah itu dilakukan agar anak yang memenuhi syarat tidak kehilangan hak mendapatkan bantuan pendidikan hanya karena belum mengurus administrasi.
Pramono menyebut 40.166 anak tersebut tercatat dalam Data