Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah mengklaim perbaikan pengelompokkan desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sudah semakin dimutakhirkan, melalui pengkoreksian DTSEN Volume 3.1.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, pemutakhiran terbaru dilakukan setelah Badan Pusat Statistik (BPS) memperoleh data hasil verifikasi dan validasi dari BKKBN dengan jumlah mencapai 12 juta data baru.
"Baru masuk 12 juta data baru dari BKKBN yang belum dilakukan verifikasi dan validasi. Sehingga loncat-loncat. Nah sekarang sudah distabilkan, dirapikan, diverifikasi dan validasi. insyaallah dalam waktu