Liputan6.com, Jakarta - Chief Executive Officer (CEO) Capital A (induk usaha AirAsia), Tony Fernandes, mengisahkan momen emosional saat harus merumahkan sekitar 2.500 karyawannya akibat hantaman pandemi Covid-19. Kendati demikian, ia berhasil memegang janjinya untuk membawa kembali seluruh pegawai tersebut ke perusahaan setelah situasi membaik.
Hal tersebut dikisahkan Tony sebagai bukti komitmennya untuk tidak menyerah meski AirAsia sempat berhenti beroperasi total. Ia terus memutar otak hingga akhirnya berhasil bangkit, bahkan mendirikan lima anak perusahaan baru.
"Saya tidak boleh menyerah. Apa gunanya