Jakarta (ANTARA) - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menilai bahwa film dapat memperkuat memori kolektif bangsa, termasuk menghidupkan literasi kepahlawanan.
Menurut dia, menghidupkan literasi kepahlawanan bisa melalui karya sinema yang relevan, inspiratif, dan mudah dicerna, mudah diakses oleh masyarakat, kreatif, berbasis riset dan akurat secara historis.
“Membantu memperkuat industri perfilman nasional, memberi dampak manfaat ekonomi yang luas, terciptanya ruang sinergi dan kolaborasi antara sineas, sejarawan, akademisi, pelaku industri dalam mengembangkan karya berbasis sejarah,” ujar Menbud, dalam taklimat media “Pengumuman Sayembara