BELUM lama ini, Indonesia menyaksikan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Jombang, Jawa Timur.
Presiden Prabowo Subianto hadir membuka muktamar pada 27 Agustus 2026 dan kembali hadir menutup rangkaian kegiatan pada 31 Agustus.
Forum tersebut mempertemukan warga, kader, ulama, pengurus, dan berbagai elemen Nahdlatul Ulama dari berbagai daerah.
Beberapa hari kemudian, penulis mengikuti Kemah Nasional Pramuka Persatuan Ummat Islam (PUI) yang berlangsung pada 2–4 September 2026 di Selabintana Camping Ground, Sukabumi, Jawa Barat.
Skala dan bentuk kegiatannya tentu berbeda dengan sebuah